Karlsson si Manusia Atap – Lindgren Sejati!

karlsson_astrid-lindgren.jpg

Karlsson si Manusia Atap

Novel

Pengarang: Astrid Lindgren

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit: 2007

Bahasa: Indonesia

Penerjemah: Purnawati Olsson

Halaman: 163

Diceritakan bahwa di satu jalan biasa di Stockholm, di apartemen gedung perumahan biasa, tinggal keluarga biasa bernama Svantesson, yang terdiri dari ayah biasa, ibu yang juga biasa, dan tiga anak yang biasa-biasa saja, yaitu Bosse, Bettan dan Lillebror. Namun ada satu hal luar biasa yang ada di gedung perumahan itu, yaitu Karlsson si Manusia Atap. Dia, si Karlsson itu, benar-benar tinggal di atap. Karlsson bertubuh pendek, gendut, bulat dan lagaknya seperti bos yang sangat percaya diri, dalam hal apapun. Keistimewaannya adalah dia bisa terbang. Hanya dengan memutar tombol yang ada di dekat pusarnya maka mesin aneh kecil serupa baling-baling yang ada di punggungnya akan berputar, lalu ia akan terangkat dan terbang melayang. Keberadaan Karlsson di atap gedung tidak diketahui siapapun. Ia tinggal di suatu rumah kecil di salah satu atap yang posisinya terhalang oleh cerobong asap. Namun ia suka terbang melongok ke jendela-jendela apartemen di sekitarnya.

Hidup Lillebror yang biasa saja berubah menjadi luar biasa sejak ia mengenal Karlsson. Pertemuan diawali ketika Karlsson terbang mendekati jendela kamar Lillebror saat anak itu sedang merasa bosan dan kesal atas semua hal menjengkelkan yang ia alami hari itu. Sejak itu Karlsson sering mengunjungi Lillebror. Namun karena sifatnya yang sangat pecaya diri, kadang dalam bermain Karlsson melakukan sesuatu yang mengakibatkan hal yang tak terduga. Seperti ketika ia meledakkan mainan kereta api Lillebror, yang tentu membuat Lillebror kesulitan menjelaskan hal tersebut kepada kedua orang tuanya. Masalahnya mereka tidak percaya ada sesuatu yang bernama Manusia Atap si Karlsson itu. Dan setiap kali Lillebror ingin memperkenalkan Karlsson pada keluarganya, Karlsson yang berjanji akan menunggu di kamar Lillebror tiba-tiba menghilang. Dan seterusnya kejadian serupa berulang beberapa kali hingga Lillebror pun enggan untuk menyebut Karlsson sebagai alasan karena selalu dianggap sedang berkhayal. Namun Karlsson juga banyak memperkenalkan petualangan-petualangan pada Lillebror, seperti ketika ia ikut dibawa terbang ke rumah Karlsson di salah satu atap, dan ikut melongok ke beberapa jendela di sekitar situ, dan menolong seorang bayi penghuni salah satu apartemen yang sedang ditinggal sendirian, dan membantu mengecoh sekelompok penjahat, atau ketika mereka berdua usil mengganggu kakak perempuan Lillebror yang sedang berkencan. Kadang tingkah Karlsson yang begitu menggampangkan segala sesuatu dan sangat percaya diri hingga menyulitkan Lillebror membuat saya gemas, apalagi tingkahnya yang sering dengan polosnya mencari untung dengan mengambil permen teman-temannya. Walau begitu, sikapnya yang selalu optimis pada segala sesuatu juga selalu membuat situasi menjadi lebih riang dan Lillebror dan teman-temannya betah menghabiskan waktu bersamanya.

Seperti umumnya yang ada dalam cerita-cerita Lindgren, hubungan keluarga diungkapkan secara sangat wajar namun hangat. Kita akan selalu ingat akan hal-hal sederhana di masa kecil, seperti ketika duduk di pangkuan ibu, menanti-nantikan kado di hari ulang tahun, atau menghabiskan waktu seru bersama teman sebaya. Membaca Astrid Lindgren selalu menimbulkan rasa manis dan hangat, seperti susu coklat hangat di gelas mug.  Lindgren telah menjadi penulis favorit saya sejak saya masih duduk di bangku sekolah. Perkenalan saya dengan Lindgren saat itu adalah melalui bukunya yang sampai saat ini masih digemari, yaitu Pippi si Kaus Kaki Panjang.

Cirendeu, Sabtu 24 Feb 2007, 10.29 am.

11 thoughts on “Karlsson si Manusia Atap – Lindgren Sejati!

  1. Gatot Widayanto

    Ha ha ha .. lucu waktu Karlsson meledakkan mainan kereta api … ada2 aja. Memang anak kecil suka liar … Jadi inget dulu saya suka mengejutkan orang pake kaleng .. ha ha ha …

  2. mademelani

    iya, lindren emg ngingetin masa kanak2 bgt… tingkah karlsson yg rada sok tahu emg bikin gemes bgt, mau marah, tapi abis itu jadi sayang lagi krn dia juga baek..
    tadinya aku kira buku ini rada2 fantasi gitu, karena ada manusia atap bisa terbang dsb.. tapi ternyata sweet banget….dan situasi khas keluarga swedia yg sederhana.

  3. mademelani

    halo uka.. thx udah mampir..
    iya, buku2 roald dahl juga ngingetin kanak2 lagi. it’s good to be a child again someway…

  4. Gatot Widayanto

    Rasanya, mengingat masa kecil selalu indah … saat itu memang saya terinspirasi dengan kereta api dan suka baca buku MAHABARATA … ha ha ha …

  5. hehe….aku tau crita masa kecil mutia, waduuh nga kalah badungnya deh ma si karlsson…untung kita kenal mutia hari gini mba mei, sempet masa kecil kita bareng ma dia mah, alamat nga ada indah²nya deh dunia…hihihihihi…

  6. mademelani

    prapti,
    emg si lindgren ini kalo nulis buku selalu ngingetin ke masa kecil. kalo baca buku dia gue selalu keinget susu coklat.. (asosiasi kali ya). seri dia yg bullerbyn sweet bgt loh… udah coba?

  7. aku suka buku ini!

    Aku suka buku-bukunya Astrid Lindgren.

    Di sini, kasian banget deh Lillebror diusilin abis-abisan sama Karlsson, sampai pengen peluk dia…..

    Paling terharu waktu dia ngobrol ama mama nya, dan pengen menikah dengan mama saja, hahahaha… so sweet!

  8. mademelani

    kobo, sama tuh, aku juga terkesan bgt ama logika yg Lindgren buat sampai2 si Lillebror berkesimpulan pengen nikah ama mamanya aja, so sweeeeeet…..

    tau gak, cerita2 Lindren byk diambil dari cerita yg dia karang buat anaknya.. emg sweet bgt kali yah ibu Lindren itu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s